Untuk apa kita dilahirkan? Jawabannya bermacam-macam. Tergantung pada sudut pandang dalam memahami hakikat kehidupan ini.

Ada yang bilang hidup ini untuk sukses. Hidup ini untuk berbuat baik. Hidup ini untuk melakukan pekerjaan mulia. Semua jawaban itu benar; hanya tidak seluruhnya.

Karena kalau itu seluruhnya benar, bagaimana dengan bayi yang belum sukses dan belum bekerja? Bagaimana dengan orang disfable yang makan-minum sendiri pun tidak mampu? Apakah mereka tidak mempunyai tujuan hidup?

Manusia dilahirkan untuk berada (being); bukan untuk bekerja. Karenanya, manusia disebut human being; bukan human doing. Being itu jauh lebih bermakna daripada doing.  Tidak berarti bahwa manusia tidak perlu bekerja. Being mendasari doing, yakni bagian dari being. Kurang bijaksana mengorbankan being demi doing.

Banyak orang hiper sibuk telah menjadi korban pandangan bahwa doing itu lebih penting daripada being. Mereka bekerja keras untuk uang, jabatan, kekuasaan, dan kepandaian sampai kesehatan jiwa-raganya terganggu. Sering sakit dan tidak bahagia.

Sesungguhnya, manusia dipanggil untuk menjadi dirinya sendiri. Andaikan mesti sukses, itu berarti berhasil menjadi dirinya sendiri.

“Jika Anda tidak menjadi diri yang sesungguhnya, maka pekerjaan, kesehatan, kebahagiaan, dan hubungan Anda dengan sesama tidak selaras. Keserasian akan terganggu.” (Door to silence, John Main, OSB).

Menjadi diri sendiri tidak sama dengan egois. Menjadi diri sendiri berarti peduli juga kepada orang lain. Bukankah manusia itu makhluk individual-sosial? Semakin orang menjadi dirinya sendiri, semakin dia mengarah kepada sesama dan alam sekitarnya. Sebaliknya, semakin orang tidak mengenal dirinya, semakin asing pula dia terhadap sesamanya.

Untuk bertahan hidup orang perlu bekerja. Namun kita hidup bukan untuk bekerja, tetapi bekerja untuk hidup.

Bagaimanakah selama ini kita memaknai tujuan hidup? Apakah kita hidup untuk bekerja ataukah bekerja untuk hidup? Apakah kita ini human being atau human doing?

Universitas Katolik Widya karya, Malang

11 Juni 2016